Rabu, 10 Mei 2017

Macam-Macam Sandi

Sandi Jam

Cara menggunakan sandi ini hanya dengan pukul 03.00 sebagai acuan A, senlanjutnya setiap 5 menit berubah menjadi huruf berikut nya.
03.00 = A
03.05 = B
03.10 = C
03.15 = D
dan seterusnya.

Contoh penggunaan :
04.15 03.00 03.15 03.00
P A D A


Membuat Simpul - Ikatan


Simpul Tambat
Simpul tambat, dalam bahasa inggris dikenal sebagai timber hitch. Kegunaannya, selain untuk memulai ikatan silang juga untuk menautkan tali pada benda-benda lain, terutama benda-benda yang berukuran besar.

Cara membuat simpul tambat
1. Belitkan tali pada benda yang hendak di tali semisal batang kayu.
2. Putar (tautkan) ujung tali sehingga membentuk sosok (mata tali) pada badan tali.
3. Belitkan ujung tali melingkari badan tali yang nantinya bersentuhan dengan batang kayu.
4.Belitkan seperti langkah ke-3 hingga beberapa kali (banyaknya belitan disesuaikan dengan besar batang kayu)
5.Tarik badan tali dan dorong sosok (mata tali) hingga erat dengan batang kayu.
6. Selesai

Simpul ..

Selasa, 09 Mei 2017

Pengertian SAKA (Satuan Karya Pramuka)

Satuan Karya Pramuka (SAKA) adalah wilayah pendidikan guna menyalurkan minat, mengembangkan bakat, dan meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan dan pengalaman pramuka dalam bidang kejujuran serta motivasi mereka untuk melaksanakan kegiatan nyata dan produktif sehingga dapat memberi bekal bagi kehidupannya, serta bekal pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa dan negara, sesuai dengan aspirasi pemuda indonesia dan tuntutan perkembangan pembangunan dalam rangka peningkatan ketahanan nasional.

Saka Bahari
Satuan Karya Bahari adalah wadah bagi pramuka yang menyelenggarakan kegiatan-kegiatan nyata, produktif dan bermanfaat dalam rangka menemukan rasa cinta dan menumbuhkan sikap hidup yang berorentasi kebaharian termasuk laut dan perairan dalam. Satuan Karya ini membidangi bidang Kelautan.

Saka Bakti Husada
Satuan Karya Bakti Husada adalah wadah pengembangan pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan pemberian kepastian untuk membaktikan dirinya kepada masyarakat dalam bidang kesehatan.

Saka Bhayangkara
Satuan Karya Bhayangkara adalah wadah kegiatan kebhayangkaraan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), guna menumbuhkan kesadaran berperan serta dalam pembangunan nasional. Saka Bhayangkara ini merupakan Satuan Karya terbesar dan yang paling berkembang di Indonesia. Saka Bhayangkara ini sering disebut saka kepolisian.

Saka Wira Kartika
Satuan Karya Wira Kartika berupa saka rintisan yang mulai dilaksanakan pada akhir tahun 2007. Pembentukananya berdasarkan peraturan bersama Kepala Staff Angkatan Darat dengan Ketua Kawarnas Gerakan Pramuka nomor 182/X/2007 dan 199 tahun 2007 tanggal 28 Oktober 2007 tentang kerjasama dalam usaha pembina dan pengembangan pendidikan bela negara dan kepramukaan. Saka ini sering disebut saka TNI_AD.

Saka Dirgantara
Saka Dirgantara adalah wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang kedirgantaraan (Udara) guna menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan diri dalam pembangunaan nasional. Satuan Karya ini membidangi bidang kediirgantaraan, umumnya saka ini hanya berada di wilayah yang memiliki potensi kedirgantaan, dengan kata lain memiliki landasan udara.

Saka Pandu Wisata
Saka Panduwisata adalah satuan karya pramuka yang merupakan wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dibidang kepariwisataan guna menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional. Pariwisata yang dimaksud adalah segala sesuatu  yang berhubungan dengan wisata termasuk pengusahaan obyek dan dana tarik wisata serta usaha-usaha lain yang terkait dibidang tersebut.

Saka Kencana
Saka Keluarga Berencana (Kencana) adalah wadah kegiatan dan pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan praktis dan dan bakti masyarakat, dalam bidang keluarga berencana , keluarga sejahtera dan pengembangan kependudukan. Pembina Saka Kencana berada di bawah gerakan pramuka yang bekerjasama dengan badan keluarga gerencana nasional (BKKBN).

Saka Taruna Bumi
Saka Taruna Bumi adalah wadah bagi para kepemimpinan, pengetahuan, pengamalan, keterampilan dan kecakapan para anggotanya, sehingga meraka dapat melaksanakan kegiatan nyara dan produktif serta bermanfaat dalam mendukung kegiatan pembangunan pertanian.

Saka Telematika
Saka telematika adalah satuan karya pramuka yang membidangi masalah teknologi dan informasi.


Sejarah dan Tujuan Pramuka


Sejarah pramuka dunia pertama kali dipelopori oleh Lord Baden Powell atau nama lengkapnya Robert Sthepenson Smyth Baden Powell of Giwell, seorang warga negara Inggris yang pernah menjadi tentara. Sejak kecil Baden Powell dikenal sebagai anak yang mencintai kegiatan luar ruangan (outdoor). Ia sering bermain di hutan kecil, di samping sekolahnya. Kemah pertama kepanduan yang dipimpin Baden Powell, terjadi pada tanggal 1 Agustus 1907 yang bertempat di Brownsea Island, Inggris. Karena itulah, Tanggal 1 Agustus pun ditetapkan sebagai Hari Kepanduan Dunia.

Di Indonesia, sejarah Pramuka Indonesia dianggap lahir pada tahun 1961. Hal ini mengacu pada Keputusan Presiden RI No. 112 Tahun 1961 tanggal 5 April 1961, tentang Panitia Pembantu Pelaksana Pembentukan Gerakan Pramuka dan dipertegas lagi dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 tahun 1961. Secara resmi Gerakan Pramuka diperkenalkan kepada khalayak pada tanggal 14 Agustus 1961 sesaat setelah Presiden Republik Indonesia memberikan anugrah Panji Gerakan Pramuka melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 448 Tahun 1961. Sejak itulah maka tanggal 14 Agustus dijadikan sebagai Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka dan hingga saat ini diperingati setiap tahunnya.

Gerakan pramuka bertujuan untuk membantu seriap Pramuka agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriot, taat hukum, disiplin, menjungjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, dan memiliki kecakapan hidup sebagai kadar bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, serta melestarikan lingkungan hidup.

Tenda


Alat yang digunakan untuk mendirikan tenda:
1. Patok
2. Tali
3. Tongkat

Dalam mendirikan tenda, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:
  1. Arah Angin. Mendirikan tenda harus bisa menahan arah angin, agar tidak masuk ke dalam tenda. Tenda didirikan menyamping dari arah angin.
  2. Serangan binatang buas. Sebelum mendirikan tenda, perhatikan lokasi yang akan digunakan untuk pendirian, pastikan tidak ada jejak binatang buas.
  3. Hujan/cuaca. Pastikan tenda tidak bocor saat terjadi hujan dan geli lubang di sekitar tenda untuk mengalirkan air hujan, agar tidak masuk ke dalam tenda.
Cara Mendirikan Tenda Kecil

  1. Letakan tenda dengan punggungnya diatas. pasang tiang tenda belakang, pasangkan patok-patok pada pintu tenda dan di tiap sudut
  2. Tegakkanlah tongkat belakang dan ikatkan pada patok
  3. Tegakkan tiang depan dan ikat dengan talinya
  4. Ikatkan tali pada patok-patok sudut tenda kemudian tali tengah dan akhirnya tali-tali dinding . Hati-hatilah pada waktu memasukan paku tiang pada lubang atab tenda.




Tanda Kecakapan Umum (TKU)

Tanda kecakapan Umum diberikan setelah seseorang anggota Gerakan Pramuka menyelesaikan syarat-syarat Kecakapan Umum (SKU) dalam tingkatannya masing-masing.

Tanda kecakapan Umum hanya berlaku bagi anggota Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak, dan Pramuka Pendega. TKU tidak berlaku bagi seperti Pembina, Andalan dan anggota dewasa lainnya.

Bentuk, tingkatan dan pemakaian TKU:

Pramuka Siaga

  • Berbentuk jajar genjang miring berwarna hijau dengan gambar "bunga kelapa" berwarna putih
  • TKU Pramuka siaga terdiri atas: TKU Siaga Mulya (satu susun), TKU Siaga Bentuk (dua susun) dan TKU Siaga Tata (tiga susun).
  • TKU Pramuka Siaga dikenalkan di lengan baju sebelah kiri.


Pramuka Penggalang

  • Berbentuk seperti huruf "V" berwarna dasar merah dengan gambar "bunga kelapa bertangkai tiga" berwarna putih.
  • TKU Pramuka Penggalang terdiri atas: TKU Penggalang Ramu (satu susun), TKU Penggalang Rakit (dua susun), TKU Penggalang Tetap (tiga susun).
  • TKU Pramuka Penggalang dikenakan di lengan sebelah kiri.


Pramuka Penegak

  • Bentuk Trapesium berwarna dasar hijau dengan gambar bintang, sepasang tunas kelapa dan tulisan "Bentara" atau "Laksana" berwarna kuning
  • TKU Pramuka Penegak terdiri atas: TKU Penegak Bentara (bertuliskan "BENTARA" di bagian bawah tunas kelapa), TKU Penegak Laksana (bertuliaskan " LAKSANA" dibagian bawah tunas kelapa)


Pramuka Pendega

  • Berbentuk Trapesium berwarna dasar hijau dengan gambar bintang sepanjang tunas kelapa dan tulisan "Pendega" berwarna coklat.
  • Tingkatan hanya satu tingkat
  • TKU Pramuka Pendega dikenakan pada masing-masing bahu baju seragam pramuka (Pundak).


Peta dan Kompas

Peta
Peta adalah gambaran sebagian atau seluruh permukaan bumi dengan reliefnya yang diproyeksikan pada sebuah bidang datar dengan perbandingan tertentu. Peta memiliki ukuran dalam sekala peta, yaitu perbandingan jarak antara dua titik pada peta dengan jarak mendatar dari kedua titik pada keadaan sebenarnya dipermukaan bumi.
Skala = jarak pada peta/jarak pada medan sebenarnya
Beberapa jenis peta di antaranya:

1. Peta Topografi
Peta yang menampilkan atau menonjolkan bagian-bagian pada permukaan bumi yang dapat dikenal dan disajikan sesuai dengan realitanya. Dalam peta topografi, terdapat garis-garis atau kontur, yaitu garis khayal yang digambarkan berbelok-belok (tidak teratur) dan tertutup. Garis ini menghubungkan ketinggian yang sama. Sifat-sifat :
a. Garis ini tidak bercabang dan tidak saling terpotong.
b. Jika jarak 2 garis ini ketinggian ini lebar maka daerah tersebut landai jika sempit daerah tersebut terjal.

2. Peta pita
Peta pita adalah peta gambaran perjalanan seseorang, untuk melihat histori dari sebuah perjalanan. Peta pita dibuat menggunakan tabel, yaitu tersusun atas kolok-kolom sebagai berikut:
a. Waktu
b. Arah
c. Jarak
d. keterangan (berisi gambaran keadaan sekitar (contoh: rumah, sungai, danau, dll.)
e. Gambar

3. Peta lapangan
Peta lapangan merupakan peta yang menggambarkan keadaan pada sebuah lapangan atau medan

Kompas
Kompas adalah suatu alat penunjuk yang dapat digunakan untuk menetapkan arah, dimana arah disini adalah arah yang ditunjukan jarum kompas.
Cara penggunaaan kompas:
Tutup kompas dibuka tegak lurus, ibu jari di masukan ke cincin dan kompas diletakan mendatar disangga oleh jari telunjuk dan jari lainnya,Objek diincar melalui cincin pertengahan prisma dan garis rambut diatas tutup, dari ini akan tampak beberapa arah bidikan objek.Misa arah 30 derajat, maka objek itu akan menjadi patokan dalam perjalanan kita dimedan
Angka yang ada di kompas dan istilahnya:
North = Utara = 0
North East = Timur Laut = 45
East = Timur = 90
South East = Tenggara = 135
South = Selatan = 180
South West = 225
West = Barat = 270
North West = Barat Laut = 325

Cara berjalan menurut arah kompas:

  • Pada siang hari Kompas diarahkan pada sasaran. 
  • Dicari tanda di medan. 
  • Sebelumnya titik keberangkatan diberi tanda.
  • Lakukan back azimuth untuk ketepatan perjalanan
  • Orang dapat dijadikan patokan bila tidak ada tempat untuk digunakan sebagai titik peretolongan.
  • Jika sendirian, maka yang dilakukan cara berjalan dengan kompas pada malam hari
  • Berjalan pada malam hari Kompas dibuka lebar.
  • Kaca kompas dikehendaki yang tertera pada kaca kompas tepat dengan sumbu kompas.
  • Kompas dipegang sebatas dada.
  • Plat penunjuk yang bercahaya sampai berhimpit dengan plat yang bercahaya pada kompas
  • Arah sumbu kompas adalah arah yang dikehendaki.


Azimuth dan Back Azimuth
Azimuth atau disebut juga sudut kompas adalah antara satu titik dengan arah utama dari seorang pengamat. Back Azimuth adalah sudut arah dari garis dilihat menurut arah kebalikannya di mana terdapat rumus:
Sudut q < 180, maka back azimuthnya q + 180
Sudut q > 180, maka back azimuthnya q - 180
Ket : q = Teta (sudut bidik)
Perinsipnya membyat lintasan berada pada suatu garis lurus dengan cara membidik kompas ke muka dan ke belakang pada jarak tertentu.

Perkemahan dan Api unggun

Perkemahan
Perkemahan adalah pertemuan Pramuka Penggalang yang diselengarakan secara reguler untuk mengevaluasi hasil latihan di Gugus Depan. Dalam periode tertentu juga Perkemahan sebagai Pelantikan Penggalang Baru seperti Kenaikan Tingkat (dari Peggalang Ramu ke Penggalang Rakit atau dari Penggalang Rakit ke Penggalang Terap).

Perkemahan Sabtu Minggu (Persami), Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perjusami), Perkemahan hari libur, dan sejenisnya. Perkemahan juga merupakan gerakan penghibur dan pengetahuan bagi mereka yang tak pernah mengenal dunia luar.

Api Unggun
Api unggun adalah api yang sengaja dinyalakan diluar ruangan menggunakan bahan bakar berupa kayu, ranting/dahan. Jerami atau daun kering pada saat malam hari. Api unggun memiliki beberapa fungsi, yaitu:

  • Untuk mengangatkan badan
  • Tempat berkumpul
  • Tanda bahaya
  • Memasak
  • Menjaga dari serangan binatang buas
  • Upacara adat./keagamaan, 
  • dan lain-lain

Dalam pramuka, api unggun biasanya digunakan sebagai tempat berkumpul peserta, untuk saling bertukar bertukar kereasi dan hiburan seperti bernyanyi, menari, berpantun, dll

Ada banyak jenis prosesi upacara yang dilakukan untuk meyalakan api unggun, seperti:
Api unggun telah dipersiapkan pada sore harinya.Pada malam hari menjelang penyalaan peserta berkumpul di tempat api unggun.Sepuluh orang dari peserta, masing-masing membawa obor, dan dipandu oleh seorang pemimpin, berkeliling seputar api unggun. Pembina memberikan api ke salah satu peserta, yang kemudian peserta tersebut menyalurkan apinya ke sembilan peserta lainnya. Masing-masing peserta membaca dasa darma sesuai urutannya. Keseluruh peserta bersama-sama menyakan api unggunMenyanyikan lagu api unggun.

Lagu yang biasa dinyanyikan adalah:
Api unggun sudah menyala
Api unggun sudah menyala
Api-api, api-api-api
Api kita sudah menyala

Setiap regu peserta secara begantian mengisi hiburan disekitar api unggun, dalam bentuk pentas seni.

Hal yang perlu diperhatikan dalam acara api unggun adalah bahaya kebakaran. Untuk itu gunakan lapangan yang luas untuk menyalakan api unggun dihutan, sebaiknya jangan menyalakan api unggun di dekat pohon, untuk menghindari kebakaran hutan.Hati-hati teradap percikan bara atau api yang mungkin terjadi segera padamkan api ketika peseta telah bubar, untuk menghindari terjadinya kebakaran.


Kode Morse


Samuel Finley Breese Morse (lahir di Charlestown,Massachusetts,Amerika Serikat,27 April 1791 – meninggal di New York City, New York, Amerika Serikat, 2 April 1872 pada umur 80 tahun) adalah seorang penemu asal Amerika Serikat. Morse juga pelukis, namun ia lebih terkenal atas penemuan telegraflistrik. Bersama dengan asistennya Alexander Bain ia menciptakan alfabet khusus untuk digunakan di telegraf, yang disebut Kode Morse.

Ia mendapat ilham untuk membuat telegrafi elektrik ketika melihat seorang penumpang di kapal yang ia tumpangi memperagakan elektomagnet. Morse memproduksi telegraf listrik pertama yang berguna pada tahun 1835. Pada tahun 1843 ia memperoleh 30.000 dolar Amerika dari kongres untuk jalur eksperimen dari Washington, D.C.ke Baltimore dan pada tanggal 24 Mei 1844 ia mengirimkan pesan pertama melalui telegrafi Amerika, dari Washington ke Baltimore, dengan kode Morse: "What hath God wrought", kata-kata dalam pesan itu adalah, "Apakah yang telah Tuhan tulis?"

Morse hidup sampai usia lanjut. Ia sempat menyaksikan saluran telegraf dipasang di seluruh bagian dunia termasuk kabel-kabel bawah laut. Pada ulang tahunnya yang ke delapan puluh. Sebuah patung dirinya diresmikan di Central Park,New York sebagai penghargaan atas jasa-jasanya. Setahun setelah itu ia meninggal.


Peralatan Pramuka


Tongkat
Berikut ini beberapa fungsi tongkat pramuka:

  1. Sebagai alat untuk melindungi diri serangan hewan liat, saat berada di dalam hutan
  2. Sebagai tiang bendera
  3. Sebagai tiang tenda / tenda darurat (bivac)
  4. Sebagai tiang jembatan
  5. Untuk membantu mengukur jarak, tinggi, dsb
  6. Untuk kelengkapan baris berbaris
  7. Untuk memadamkan Api
  8. Sebagai tiang untuk menjemur pakaian
  9. Sebagai alat berpegangan untuk menghadari jalan / medan yang sulit (licin). dan masih banyak lagi.



Keanggotaan Pramuka

Pramuka Siaga
Mengenal pramuka siaga, pengertian pramuka siaga, serta segala hal terkait dengan pramuka siaga. Sebagaimana diketahui, anggota Gerakan Pramuka dapat digolongan berdasarkan usia peserta didik. Berdasarkan penggolongan ini anggota Gerakan Pramuka dapat dikelompokkan menjadi pramuka siaga, penggalang, penegak, dan pandega.

Apa itu pramuka siaga?. Pramuka siaga merupakan sebutan bagi anggota pramuka yang berusia antara 7 hingga 10 tahun. Penggunaan kata ‘siaga’ sendiri diambil dari romantisme sejarah perjuangan bangsa Indonesia di mana tonggak awal perjuangan bangsa Indonesia, ditandai dengan lahirnya Boedi Oetomo pada tahun 1908 menjadi pertanda rakyat Indonesia tengah '”menyiagakan” diri untuk mencapai kemerdekaan.

Pramuka Penggalang
Pramuka penggalang merupakan penggolongan sekaligus sebutan bagi anggota pramuka yang telah berusia antara 11 hingga 15 tahun. Seorang pramuka resmi menjadi penggalang selain telah menginjak usia 11 tahun juga telah menyelesaikan Syarat-syarat Kecakapan Umum Pramuka Penggalang tingkat Rakit serta mengucapkan trisatya pada upacara pelantikan yang dipimpin oleh pembinanya. Meskipun telah berusia sebelas tahun namun belum menyelesaikan SKU Penggalang Rakit, pramuka tersebut disebut sebagai Tamu Penggalang.

Penggunaan istilah ‘penggalang’, sebagaimana istilah-istilah lainnya dalam kepramukaan, diambil dari romantisme sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Kata ‘penggalang’ merujuk kepada ‘masa penggalangan persatuan dan kesatuan bangsa’ yang sitandai dengan berlangsungnya Konggres Pemuda Indonesia yang kemudian menghasilkan ‘Sumpah Pemuda’ pada tanggal 28 Oktober 1928.

Pramuka Penegak
Pramuka Penegak merupakan golongan sekaligus sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka yang berusia antara 16 ampai dengan 20 tahun. Tingkatan golongan pramuka penegak ini merupakan penggolongan pramuka berdasarkan usia didik setelah pramuka siaga (usia 7 – 10 tahun) dan pramuka penggalang (usia 11 –15 tahun).

Penggunaan istilah ‘penegak’, sebagaimana istilah lainnya dalam kepramukaan, diambilkan dari romentisme sejarah perjuangan bangs indonesia. Kata ‘penegak’ (kata dasar ‘tegak’) merujuk pada tahap keberhasilan bangsa Indonesia dalam menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tahap tegaknya (berdirinya) negara Indonesia ditandai dengan proklamasi kemerdekaan yang dibacakan pada tanggal 17 Agustus 1945. Tahap ini didahului oleh tahap-tahap sebelumnya seperti penyiagaan bangsa dan penggalangan persatuan dan kesatuan yang mana kedua tahapan itu kemudian dijadikan nama golongan anggota Gerakan Pramuka siaga dan penggalang.

Seseorang dapat menjadi pramuka penegak setelah menginjak usia 16 tahun. Sebelum dilantik menjadi pramuka penegak seorang calon pramuka penegak melewati masa yang dinamakan tamu ambalan’ selama sedikitnya satu bulan. Selama menjadi tamu ambalan, calon penegak dapat mengikuti acara-acara tertentu dalam ambalan hingga kemudian dilantik dalam sebuah upacara penerimaan tamu ambalan.


Peraturan Baris Berbaris (P.B.B.)


Baris berbaris adalah salah satu ujud latihan yang diperlukan guna menampilkan kebiasaan dalam tata cara kehidupan yang diarahkan kepada terbentuknya suatu perwatakan tertentu.

Maksud dan tujuan baris berbaris:

Guna menumbuhkan sikap jasmani yang tegap tangkas, rasa disiplin dan rasa tanggung jawab.

  • Yang dimaksud dalam menumbuhkan sikap jasmani  yang tegap tangkas adalah mengarahkan pertumbuhan tubuh yang diperlukan oleh tugas pokok, shingga secara jasmani dapat menjalankan tugas pokok tersebut dengan sempurna.
  • Yang di maksud rasa persatuan adalah  adanya rasa senasib sepenanggungan serta ikatan yang sangat diperlukan dalam menjalankan tugas.
  • Yang dimaksud rasa disiplin adalah mengutamakan kepentingan tugas dibandingkan kepentingan pribadi yang pada hakikatnya tidak lain daripada keikhlasan penyisihan pilihan hati sendiri.
  • Yang dimaksud rasa tanggung jawab adalah keberanian untuk bertindak yang mengandung resiko terhadao dirinya, tetapi menguntungkan tugas atau sebaliknya tidak mudah melakukan tindakan-tindakan yang  akan dapat merugikan.

Aba-Aba P.B.B.

Dalam berbaris tentunya kita juga harus mengenal aba-aba. Hal ini sebagai suatu perintah yang diberikan seseorang pemimpin kepada yang dipimpin untuk dilaksanakannya pada waktunya secara serentak atau berturut-turut.

Ada 3 macam aba-aba yaitu:

1. Aba-aba petunjuk

Aba-aba petunjuk digunakan hanya jika perlu untuk menegaskan maksud daripada aba-aba peringatan/pelaksanaan. Contoh :

Kepada pemimpin Upacara – Hormat – GERAK.Untuk amanat-istrahat di tempat – GERAK2.Aba-aba peringatan

2. Aba-aba peringatan

Aba-aba peringatan adalah inti perintah yang cukup jelas, untuk dapat dilaksanakan tanpa ragu-ragu. Contoh:

Lancang Kanan - GERAKIstrahat di tempat -GERAK

3. Aba-aba pelaksanaan

Aba-aba pelaksanaan adalah ketegasa mengenai saat untuk melaksanakan aba-aba pelaksanaan yang di pakai ialah:

GERAK.Gerak adalah untuk gerakan-gerakan kaki yang dilakukan tanpa meniggalkan tempat dan gerakan-gerakan yang memakai anggota tubuh lain.

Contoh:

Jalan di tempat -GERAKSiap -GERAKHadap kanan  -GERAKLencang kanan -GERAKJALANJalan adalah untuk gerakan-gerakan kaki yang dilakukan dengan meniggalkan tempat.

Contoh:

Maju  -JALANHaluan kanan/kiri  -JALANDua langkah ke depan -JALANDua langkah ke belakang  -JALAN

Catatan :
Apabila gerakan meninggalakan tempat itu tidak dibatasi jaraknya, maka aba-aba harus didahukui dengan aba-aba perintah MAJU.
Contoh :

Maju -JALANHaluan kanan/kiri -JALANHadap kanan/kiri -JALANMelintang kanan/kiri maju -JALAN

Mulai:
Adalah untuk dipakai pada pelaksanaan perintah yang harus dilakukan berturut-turut.
Contoh:

Hitung -MULAITiga bersaf kumpul -MULAI

Proklamasi, Pancasila, Pembukaan UUD 1945

                                                          Proklamasi
Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal yang mengenai pemerintahan kekuasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
                                                                                                      Jakarta, 17 Agustus 1945                                                                                                                      Atas Nama Bangsa Indonesia   


                                                                                                          Soekarno / Hatta

 ====================================================================

Pancasila
  1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradap.
  3. Persatuan indonesia.
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. 
=====================================================================

Pembukaan UUD 1945

"Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan."

"Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur."

"Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya."

"Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada :

Ketuhanan Yang Maha Esa,
Kemanusiaan yang adil dan beradab,
Persatuan Indonesia, dan
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan,
serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia."



Hymne dan Salam Pramuka

Hymne Pramuka
Kami pramuka indonesia, Manusia pancasila
Satyaku kudharmakan, Dharmaku kubaktikan
Agar jaya indonesia, indonesia tanah airku
Kami jadi pandumu

Salam Pramuka
Salam pramuka mempunyai pengertian sebagai perwujudan dari sikap menghormati atau menghargai seorang pramuka kepada pramuka lainnya dengan menggukan tata cara dan kettentuan yang khusus.

Salam pramuka dimaksudkan seta berfungsu untuk melahirkan sikap disiplin, mempererat persaudaraan dan persatuan antara sesama anggota Gerakan Pramuka maupun kelangan di liar kepramukaan.

Salam pramuka terbagi menjadi 3 macam yaitu :

  • Salam biasa; Salam pramuka sebagai salam biasa adalah salam pramuka yang diberika kepada sesama anggota Gerakan Pramuka. Dalam pemberian sa;am biasa tidak ada ketentuan siapa yang harus memberikan salam pramuka terlebih dahulu.
  • Salam penghormatan; Salam pramuka sebagai salam penghormatan adalah salam pramuka yang diberikan kepada seseorang atau suatu yang dapat diberikan salam penggotmatan dengan menggunakan salam pramuka adalah:Bendera merah putih saat dikibarkan dan diturunkanKepala negata dan wakil kepala negara, para duta negara,panglima tinggi, para mentri dan pejabat lainnya.Jenazah yang sedang diusungkan  atau dikuburkan.Lagi kebangsaan indonesia raya saat sedang dikumandangkan dalam acara resmi.Saat hendak memasuki makam pahlwan.
  • Salam janji; Salam pramuka sebagai salam janji adalah salam pramuka yang diberikan kepada anggota Gerakan Pramuka saat sedang dilantik Pemberian salam ini dilakukan saat anggota yang dilantik mengucapkan satya Pramuka (Trisatya atau dwisatya). Salam janji juga diberika saat pengucapan Satya Pramuka dalam acara Ulang janji.



Senin, 08 Mei 2017

Lambang dan Motto Pramuka

Lambang Pramuka
Lambang gerakan pramuka adalah tanda pengenal tetap yang mengkiaskan cita-cita setiap anggota pramuka. Lambang tersebut diciptakan oleh bapak Soenardjo Admodipura, seorang pembina Pramuka yang aktif bekerja dilingkungan Departemen pertania dan kemudian digunakan sejak 16 agustus 1961. Lambang ini ditetapkan dengan Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 06/KN/72 tahun 1972.

Lambang gerakan pramuka mengandung arti kiasan sebagai berikut:

  • Buah nyiur dalam keadaan tumbuh diumpamakan cikal dan istilah cikal bakal di indonesia berarti penduduk asli yang pertama, yang menurunkan generasi baru. 
  • Buah nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan bahwa setiap anggota merupakan bagian hidup bangsa indonesia. 
  • Buah nyiur dapat betahan lama dalam keadaan bagaimanapun juga. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka adalah seorang yang rohaninya dan jasmaniahnya sehat,kuat dan ulet serta besar tekatnya dalam menghadapi segala tantangan dalah hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi pada tanah air dan bangsa indonesia. 
  • Nyiur dapat tumbuh dimana saja yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan diri dalam masyarakat dimana dia berada dan dalam keadaan bagaimanapun juga.
  • Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di indonesia. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yaitu  yang mulia dan jujur dan dia tetap tegak tidak mudah di ombang-ambingkan oleh sesuatu
  • Akar nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah. Jadi lambang itu mengkiaskan tekat dan keyakinaan tiap pramuka yang perpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata ialah tekat dan keyakinan yang dipakai oleh nya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.
  • Nyiur adalah pohon yang serbaguna dari ujung atas hingga akarnya. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka adalah manusia yang berguna dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa, dan negara republik indonesia serta kepada umat manusia.


Motto
Motto gerakan pramuka merupakan bagian terpadu proses pendidikan untuk mengingkatkan setiap anggota Gerakan Pramuka bahwa setiap mengikuti kegiatan berarti mempersiapkan diri untuk mengamalkan kode kehormatan pramuka.

Motto Gerakan pramuka adalah: 
“SATYAKU KUDARMAKAN DARMAKU KUBAKTIKAN”
Manfaat motto Gerakan Pramuka terhadap jiwa anggota pramuka, antara lain:

  • Menanamkan rasa percaya diriMenambah semangat pengabdian pada masyarakat, bangsa dan negara.
  • Siap mengamalkan satya dan Dharma Pramuka.
  • Rasa bangga sebagai PramukaMemiliki budaya kerja keras yang dilandasi pengabdiannya.


Motto gerakan pramuka wajib dihayati dan selalu diingatkan bagi anggota pramuka dalam merealisasikan pengalaman satya dan dharma pramuka dalam kehidupan sehari-hari.


Dasa Dharma Pramuka, Dwi Dharma, Dwi Satya, Tri Satya

Dasa Dharma Pramuka

  1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
  3. Patriot yang sopan dan kesatria
  4. Patuh dan suka bermusyawarah
  5. Rela menolong dan tabah
  6. Rajin, trampil dan gembira
  7. Hemat, cermat dan bersahaja
  8. Disiplin berani dan setia
  9. Bertanggung jawab dan dapat di percaya
  10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan


Dwi Dharma

  • Siaga berbakti kepada ayah dan ibundanya.
  • Siaga berani dan tidak putus asa.


Dwi Satya

Dengan Kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :

  • Menjalankan kewajiban terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menurut aturan keluarga.
  • Setiap hari berbuat kebaikan.


Tri Satya

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersunggih-sungguh:

  • Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa,Negeri kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan pancasila
  • Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat
  • Menepati Dasa Dharma dan Ketentuan norma yang disebut Dasa Dharma


Tenaga Pendidik

  Mata Pelajaran Agama Islam: Megaria, S.Ag., M.Pd.I. Mata Pelajaran PKn: Sri Ratna Suminar, S.Pd. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia: Drs. Nan...