Selasa, 09 Mei 2017

Peraturan Baris Berbaris (P.B.B.)


Baris berbaris adalah salah satu ujud latihan yang diperlukan guna menampilkan kebiasaan dalam tata cara kehidupan yang diarahkan kepada terbentuknya suatu perwatakan tertentu.

Maksud dan tujuan baris berbaris:

Guna menumbuhkan sikap jasmani yang tegap tangkas, rasa disiplin dan rasa tanggung jawab.

  • Yang dimaksud dalam menumbuhkan sikap jasmani  yang tegap tangkas adalah mengarahkan pertumbuhan tubuh yang diperlukan oleh tugas pokok, shingga secara jasmani dapat menjalankan tugas pokok tersebut dengan sempurna.
  • Yang di maksud rasa persatuan adalah  adanya rasa senasib sepenanggungan serta ikatan yang sangat diperlukan dalam menjalankan tugas.
  • Yang dimaksud rasa disiplin adalah mengutamakan kepentingan tugas dibandingkan kepentingan pribadi yang pada hakikatnya tidak lain daripada keikhlasan penyisihan pilihan hati sendiri.
  • Yang dimaksud rasa tanggung jawab adalah keberanian untuk bertindak yang mengandung resiko terhadao dirinya, tetapi menguntungkan tugas atau sebaliknya tidak mudah melakukan tindakan-tindakan yang  akan dapat merugikan.

Aba-Aba P.B.B.

Dalam berbaris tentunya kita juga harus mengenal aba-aba. Hal ini sebagai suatu perintah yang diberikan seseorang pemimpin kepada yang dipimpin untuk dilaksanakannya pada waktunya secara serentak atau berturut-turut.

Ada 3 macam aba-aba yaitu:

1. Aba-aba petunjuk

Aba-aba petunjuk digunakan hanya jika perlu untuk menegaskan maksud daripada aba-aba peringatan/pelaksanaan. Contoh :

Kepada pemimpin Upacara – Hormat – GERAK.Untuk amanat-istrahat di tempat – GERAK2.Aba-aba peringatan

2. Aba-aba peringatan

Aba-aba peringatan adalah inti perintah yang cukup jelas, untuk dapat dilaksanakan tanpa ragu-ragu. Contoh:

Lancang Kanan - GERAKIstrahat di tempat -GERAK

3. Aba-aba pelaksanaan

Aba-aba pelaksanaan adalah ketegasa mengenai saat untuk melaksanakan aba-aba pelaksanaan yang di pakai ialah:

GERAK.Gerak adalah untuk gerakan-gerakan kaki yang dilakukan tanpa meniggalkan tempat dan gerakan-gerakan yang memakai anggota tubuh lain.

Contoh:

Jalan di tempat -GERAKSiap -GERAKHadap kanan  -GERAKLencang kanan -GERAKJALANJalan adalah untuk gerakan-gerakan kaki yang dilakukan dengan meniggalkan tempat.

Contoh:

Maju  -JALANHaluan kanan/kiri  -JALANDua langkah ke depan -JALANDua langkah ke belakang  -JALAN

Catatan :
Apabila gerakan meninggalakan tempat itu tidak dibatasi jaraknya, maka aba-aba harus didahukui dengan aba-aba perintah MAJU.
Contoh :

Maju -JALANHaluan kanan/kiri -JALANHadap kanan/kiri -JALANMelintang kanan/kiri maju -JALAN

Mulai:
Adalah untuk dipakai pada pelaksanaan perintah yang harus dilakukan berturut-turut.
Contoh:

Hitung -MULAITiga bersaf kumpul -MULAI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tenaga Pendidik

  Mata Pelajaran Agama Islam: Megaria, S.Ag., M.Pd.I. Mata Pelajaran PKn: Sri Ratna Suminar, S.Pd. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia: Drs. Nan...