Selasa, 09 Mei 2017

Peta dan Kompas

Peta
Peta adalah gambaran sebagian atau seluruh permukaan bumi dengan reliefnya yang diproyeksikan pada sebuah bidang datar dengan perbandingan tertentu. Peta memiliki ukuran dalam sekala peta, yaitu perbandingan jarak antara dua titik pada peta dengan jarak mendatar dari kedua titik pada keadaan sebenarnya dipermukaan bumi.
Skala = jarak pada peta/jarak pada medan sebenarnya
Beberapa jenis peta di antaranya:

1. Peta Topografi
Peta yang menampilkan atau menonjolkan bagian-bagian pada permukaan bumi yang dapat dikenal dan disajikan sesuai dengan realitanya. Dalam peta topografi, terdapat garis-garis atau kontur, yaitu garis khayal yang digambarkan berbelok-belok (tidak teratur) dan tertutup. Garis ini menghubungkan ketinggian yang sama. Sifat-sifat :
a. Garis ini tidak bercabang dan tidak saling terpotong.
b. Jika jarak 2 garis ini ketinggian ini lebar maka daerah tersebut landai jika sempit daerah tersebut terjal.

2. Peta pita
Peta pita adalah peta gambaran perjalanan seseorang, untuk melihat histori dari sebuah perjalanan. Peta pita dibuat menggunakan tabel, yaitu tersusun atas kolok-kolom sebagai berikut:
a. Waktu
b. Arah
c. Jarak
d. keterangan (berisi gambaran keadaan sekitar (contoh: rumah, sungai, danau, dll.)
e. Gambar

3. Peta lapangan
Peta lapangan merupakan peta yang menggambarkan keadaan pada sebuah lapangan atau medan

Kompas
Kompas adalah suatu alat penunjuk yang dapat digunakan untuk menetapkan arah, dimana arah disini adalah arah yang ditunjukan jarum kompas.
Cara penggunaaan kompas:
Tutup kompas dibuka tegak lurus, ibu jari di masukan ke cincin dan kompas diletakan mendatar disangga oleh jari telunjuk dan jari lainnya,Objek diincar melalui cincin pertengahan prisma dan garis rambut diatas tutup, dari ini akan tampak beberapa arah bidikan objek.Misa arah 30 derajat, maka objek itu akan menjadi patokan dalam perjalanan kita dimedan
Angka yang ada di kompas dan istilahnya:
North = Utara = 0
North East = Timur Laut = 45
East = Timur = 90
South East = Tenggara = 135
South = Selatan = 180
South West = 225
West = Barat = 270
North West = Barat Laut = 325

Cara berjalan menurut arah kompas:

  • Pada siang hari Kompas diarahkan pada sasaran. 
  • Dicari tanda di medan. 
  • Sebelumnya titik keberangkatan diberi tanda.
  • Lakukan back azimuth untuk ketepatan perjalanan
  • Orang dapat dijadikan patokan bila tidak ada tempat untuk digunakan sebagai titik peretolongan.
  • Jika sendirian, maka yang dilakukan cara berjalan dengan kompas pada malam hari
  • Berjalan pada malam hari Kompas dibuka lebar.
  • Kaca kompas dikehendaki yang tertera pada kaca kompas tepat dengan sumbu kompas.
  • Kompas dipegang sebatas dada.
  • Plat penunjuk yang bercahaya sampai berhimpit dengan plat yang bercahaya pada kompas
  • Arah sumbu kompas adalah arah yang dikehendaki.


Azimuth dan Back Azimuth
Azimuth atau disebut juga sudut kompas adalah antara satu titik dengan arah utama dari seorang pengamat. Back Azimuth adalah sudut arah dari garis dilihat menurut arah kebalikannya di mana terdapat rumus:
Sudut q < 180, maka back azimuthnya q + 180
Sudut q > 180, maka back azimuthnya q - 180
Ket : q = Teta (sudut bidik)
Perinsipnya membyat lintasan berada pada suatu garis lurus dengan cara membidik kompas ke muka dan ke belakang pada jarak tertentu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tenaga Pendidik

  Mata Pelajaran Agama Islam: Megaria, S.Ag., M.Pd.I. Mata Pelajaran PKn: Sri Ratna Suminar, S.Pd. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia: Drs. Nan...